Waaah Guys Mangkanya Dikantorku Sekarang Biaya Jaminan Pemeliharaan Untuk dapet Proyek PLN Tambah Banyak Hampir 7 Juta Looo.. Biasanya sih ga smapek ber Jut Jut gituu.. :)
gara2 anggarannya dinaiki To..
Huuuuffft,..
Harus Kerja Exstra Maximal Niiihh..
Menteri BUMN Dahlan Iskan.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com —
Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta jajaran direksi PLN tidak cengeng
terkait keputusan anggaran subsidi PLN sebesar Rp 64,97 triliun. Menurut
Dahlan, besaran subsidi sudah cukup untuk operasional dan membayar
utang. "Jangan cengenglah, anggaran Rp 64,97 trliun sangat cukup," kata
Dahlan Iskan dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Kulon Progo, Kamis
(29/3/2012).
Terkait ketakutan pinjaman PLN berisiko
default (gagal
bayar), menurut Dahlan, hanya masalah cara manajemen keuangan, bukan
pada berapa jumlah anggaran subsidi PLN. Sebab, Rp 64,97 triliun mampu
mencukupi sekitar 4,5 juta kiloliter BBM. "Kami berharap jajaran direksi
PLN berpikir keras karena subsidi bukan persoalan yang pertama kali,"
kata Dahlan.
Lebih lanjut, Dahlan mengatakan, solusi cepat subsidi
dapat digunakan sewajarnya, yakni seperti mengurangi pembangkit tenaga
listrik yang menggunakan BBM. Maka, direksi PLN harus bekerja keras
menyelesaikan pembangunan PLTU. "Tambaklorok, Semarang, Muara Karang,
sudah tidak memerlukan BBM lagi, begitu juga Makassar. Sedangkan untuk
Kalimantan Selatan untuk satu hingga dua bulan ke depan sudah selesai
dibangun dan siap dioperasionalkan. Hanya saja, di Bali dan Medan,
pembangkit listriknya sangat banyak membutuhkan BBM," kata Dahlan.
Terkait
isu bahwa tidak dinaikkannya anggaran subsidi PLN karena sebagai
persero yang bebas korupsi tidak memberikan uang pelicin ke DPR,
pihaknya tidak tahu. "Saya tidak tahu itu, tapi kalau benar, menjadi
tantangan buat jajaran direksi PLN untuk bekerja lebih keras lagi,"
tegas Dahlan.